Jukir Tewas Minum Alkohol Medis, BPOM Tulungagung: Ingatkan Bahaya Kandungan Metanol

Jukir Tewas Minum Alkohol Medis, BPOM Tulungagung: Ingatkan Bahaya Kandungan Metanol
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP pada temuan mayat jukir di Tulungagung yang tewas usai oplos air mineral dengan alkohol medis (Humas Polres Tulungagung)

Menurut Masduki, metanol juga banyak digunakan untuk industri sebagai cairan pembersih kaca mobil, pembersih karburator, anti beku, toner mesin, foto copy, dan bahan bakar.

Berdasarkan jumlah kasusnya, metanol yang terkandung dalam alkohol medis inilah yang biasa digunakan untuk meracik oplosan.

Menurutnya, metanol memiliki beberapa efek buruk bagi tubuh, seperti memberikan efek berbeda dari etanol yang mana sampai mematikan.

Read More

Baca Juga :Disdag Kabupaten Kediri Minta Kuota Tambahan Gas LPG 3 Kilogram ke Pertamina

Methanol termasuk golongan racun yang sangat berbahaya dengan dosis 30 mililiter saja yang dikonsumsi dapat menyebabkan kebutaan permanen karena kerusakan saraf mata.

“Jadi reaksi tubuh pada methanol saat dikonsumsi itu jelas berbeda dengan reaksi tubuh pada zar etanol. Jika zat etanol hanya mematikan syaraf secara sementara, methanol ini bisa merusak saraf secara permanen hingga menyebabkan kematian,” jelasnya.

Dia merinci, dosis 100 mililiter methanol ini dapat menyebabkan kematian karena sifatnya mengrai zat menjadi formaldehyde.

Baca Juga :Pembobolan Cucian Mobil di Kanigoro Didalangi Karyawannya Sendiri

Selanjutnya diurai lagi menjadi asam format oleh enzym alcohol dehydrogenase. Asam format inilah yang mempunyai daya rusak yang kuat pada hati dan ginjal.

Hal itu terbukti lantaran sebagian besar korban meninggal akibat minuman oplosan alkohol medis disebabkan karena gagal hati dan gagal ginjal.

Minum metanol, walaupun dalam jumlah sedikit, dapat berbahaya dan menyebabkan gangguan kesehatan serius, meliputi koma, kejang, dan kebutaan, bahkan kematian.

Baca Juga :Korban Penganiayaan Guru, MKK Diasuh Nenek Sejak Ibu Kerja di Taiwan, Ingin Mondok dari Kecil

“Metanol juga toksik/beracun jika dihirup atau terkena mata, karena dapat merusak penglihatan. Maka dari itu, masyarakat lebih baik berhenti menggunakan alkohol medis untuk campuran minuman,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *