Pasca kejadian, BPBD langsung turun. Para petugas bahu membahu membersihkan puing. Selain itu juga memotong pohon yang ambruk melintang di jalan. Pemotongan pohon yang ambruk berlanjut Selasa (1/10/2024) pagi. Selain memotong pohon, juga diberikan bantuan terpal.
Utamanya kepada warga yang rumahnya terdampak dan jebol di bagian atap. “Saat ini terus pembersihan. Kami mengimbau warga untuk waspada,” harapnya.
Baca Juga :Kinerja APBN Kediri Raya Triwulan III 2024, Surplus Meski Penerimaan Kontraksi
Di antara rumah yang terdampak puting beliung, rumah milik Bibit warga Dusun Sesek, Desa Sidorejo. Rumahnya tertimpa pohon petai menyebabkan atap rusak. Rumah milik Wiji, genteng ambrol, rumah milik Untung, rusak ringan.
Ada pula rumah Sopian, atap rusak. Rumah milik Kilah, genteng dapur rontok dan lain sebagainya.
Selain menimpa sejumlah rumah, puting beliung juga menyebabkan pohon roboh melintang di Dusun Selorejo, Desa Sidorejo. Kandang ayam milik Ahmad Anshori warga Dusun Selorejo, Desa Sidorejo juga ambruk.
Kandang ukuran 9 x 65 meter roboh. Ayam sebanyak 4 ribu ekor berusia 10 hari kocar kacir. Kandang rusak kerugian ditaksir Rp 150 juta.



















