Jombang, SEJAHTERA.CO – Polres Jombang mengamankan sejumlah anggota geng remaja yang diduga bikin onar dan terlibat dalam aksi pengeroyokan di Kecamatan Mojoagung.
Baca Juga :Dijanjikan Upah usai Edarkan Narkoba, Montir Diringkus Polres Kediri
Sebagian besar dari mereka masih berstatus pelajar dan anak putus sekolah. Para pelaku yang masih di bawah umur ini ditangkap karena membuat kerusuhan dan terlibat dalam tindak kekerasan pada 21 September 2024.
Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Margono Suhendra mengungkapkan, pelaku berjumlah enam orang, empat di antaranya masih berstatus pelajar dan dua lainnya putus sekolah.
“Semuanya di bawah umur, sehingga identitas mereka tidak kami tampilkan karena kami tetap menjunjung hak asasi manusia,” jelas AKP Margono saat rilis kasus di Polres Jombang, Senin (7/10/2024).
Baca Juga :Nurochman – Heli Komitmen Majukan Pariwisata Berbasis Konservasi di Kota Batu
Margono menjelaskan, kejadian bermula pada 2 Oktober 2024 lalu, saat itu dua kelompok geng sepakat untuk membuat keributan. Namun, salah satu geng memberikan informasi bahwa mereka telah mundur.
Sisa anggota geng lainnya justru tetap melakukan aksi brutal di Mojoagung, yang kemudian viral di media sosial. “Setelah penyelidikan, kami berhasil mengamankan enam pelaku,” ujarnya.
Selain membuat kerusuhan, geng ini juga terlibat dalam pengeroyokan di daerah Tambelang, yang menyebabkan dua korban mengalami luka.
Baca Juga :Uang Milik Guru TK dan Tabungan Siswa di Jombang Raib Digondol Maling, Begini Ceritanya



















