Eko mendapat informasi satu guru Smuked atas mama Titis Eswindro dikabarkan meninggal dunia akibat insiden tersebut, sementara 19 guru lainnya mengalami luka-luka. Menurut Eko, pihaknya sudah mendapat informasi jika sebanyak sembilan guru mengalami luka berat dan 10 guru luka ringan.
“Kami menerima kabar duka jika satu guru kami meninggal dunia usai insiden tersebut. Guru yang meninggal itu merupakan guru kimia dan wali kelas XII 1,” ungkapnya.
Baca Juga :Bikin Onar, Satreskrim Polres Jombang Amankan Sejumlah Anggota Geng Remaja
Terkait kondisi guru yang luka-luka, Eko menyebut, jika sembilan guru yang mengalami luka berat itu, saat ini sudah dipindahkan dari RS Petrokimia Gresik ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk perawatan lebih lanjut. Pihaknya juga sudah menggelar doa bersama para siswa pagi tadi atas insiden tersebut.
Menurut Eko, pasca insiden nahas ini, para siswa diperbolehkan untuk belajar dirumah dan rencananya beberapa siswa juga akan berziarah ke rumah duka bersama pihak sekolah. Selain itu, pihaknya juga akan terus memantau kondisi guru yang mengalami luka-luka, agar bisa kembali pulih dan beraktivitas kembali.
Baca Juga :Inovasi Pendekar Beraksi dan Ubblik Madangi Ati Trenggalek Raih Penghargaan KemenPANRB
“Kegiatan belajar mengajar (KBM) akan mulai normal besok. Kami usahakan jumlah guru yang ada saat ini bisa mencover KBM besok,” pungkasnya.



















