“Polres Kediri yang berhak merilis hasil lab sampel mamin yang dikonsumsi warga usai pengajian. Bisa jadi minggu ini ada hasilnya dan diketahui penyebab warga keracunan. Secara umum mamin tersebut kadaluwarsa, dan ada kode kadaluwarsa banyak dihapus,” jelasnya, Rabu (9/1/2024).
Khatib menambahkan, saat ini kondisi warga yang terkena mamin beracun dalam kondisi sehat dan stabil. Disarankan ada baiknya teliti sebelum konsumsi dan dilihat dulu masa kadaluwarsanya.
Baca Juga :KPU Kota Batu Mulai Terima Logistik untuk Pilkada 2024
“Jika ragu sebaiknya tidak usah dikonsumsi. Demi kesehatan diri dan keluarga,” tandasnya. (bak)
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Muji Hartono



















