Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Paparan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Trenggalek melonjak tajam. Per 7 Oktober, kasus DBD di Trenggalek mencapai 817 kasus, naik 688 kasus dari 129 kasus di tahun 2023.
Baca Juga :Pelaku Penembakan Penjual Bakso di Kota Batu Ditangkap, Gak Nyangka Ternyata ini Modusnya
“Terjadi peningkatan kasus DBD dari 129 kasus tahun 2023 menjadi 817 kasus tahun 2024,” kata Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Trenggalek, Sunarto, Jumat (11/10/2024).
Naiknya kasus DBD secara signifikan itu, kata Sunarto karena tahun ini memasuki siklus 5 tahunan. Untuk mencegah meningkatnya kasus itu, pihaknya memaksimalkan sejumlah langkah.
Baca Juga :Target Tahun 2025, Kabupaten Kediri sebagai Kabupaten Lengkap
Mulai dari kampanye pemberantasan sarang nyamuk dengan kegiatan 3M Plus yaitu menguras, menutup dan mengubur ditambah dengan abatisasi berupa penaburan ikan serta anjuran memakai olesan anti nyamuk.



















