Pihaknya optimistis kapasitas gedung bakal menampung karena ruangnya luas.
Tak hanya itu lahan parkir juga bisa menampung kendaraan dalam jumlah banyak. “Memenuhi kriteria, dan sudah diketahui BKN,” katanya.
Di gedung kesenian, lanjutnya kebutuhan listrik juga memenuhi. Nantinya bakal digunakan 300 komputer. Dalam sehari bakal ada 4 sesi. Dalam 1 sesi ada 300 peserta yang mengikuti ujian. “Dibagi empat sesi. Untuk listrik juga layak,” katanya.
Baca Juga :Sambut Hari Santri 2024, ASN dan Masyarakat Ponorogo Full Sarungan Ala Santri
Sesuai dengan data yang diterima, jumlah pelamar di Kota Blitar yang berhak mengikuti tes sebanyak 2.353. Sementara formasi yang tersedia 96. Jika dirata-rata 1 kursi diperebutkan sekitar 30 peserta. “Ketat memang,” pungkasnya



















