Polres Nganjuk Gelar Operasi Zebra Semeru 2024, Ini yang Diwaspadai

Muji Memo 19.29 (32 menit yang lalu) kepada saya, Redaktur, redaksilingkarwilis@gmail.com Tag : Kamseltibcarlantas, Operasi Zebra Semeru 2024, Kapolres Nganjuk AKBP Siswantoro, apel gelar pasukan, Pilkada, kampanye Desk : Apel gelar pasukan Operasi Zebra Semeru 2024 ini dipimpin langsung oleh Kapolres Nganjuk, AKBP Siswantoro, S.I.K., M.H., diikuti oleh anggota Polres Nganjuk. Foto : Kapolres Nganjuk AKBP Siswantoro saat memasang pita tanda Operasi Zebra Semeru 2024 dimulai. (Humas Polres Nganjuk) Polres Nganjuk Gelar Operasi Zebra Semeru 2024, Ini yang Diwaspadai
Kapolres Nganjuk AKBP Siswantoro saat memasang pita tanda Operasi Zebra Semeru 2024 dimulai. (Humas Polres Nganjuk)

Nganjuk, SEJAHTERA.CO – Polres Nganjuk menggelar Operasi Zebra Semeru 2024, yang ditandai dengan apel gelar pasukan di lapangan apel Polres Nganjuk, Senin (14/10/2024).

Baca Juga :Gedung Kesenian Jadi Lokasi SKD CPNS, Pemkot Blitar Buka 1 Sesi 300 Peserta 

Apel gelar pasukan Operasi Zebra Semeru 2024 ini dipimpin langsung oleh Kapolres Nganjuk, AKBP Siswantoro, S.I.K., M.H., diikuti oleh anggota Polres Nganjuk, POM TNI AD, Kodim 0810/Nganjuk, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP kabupaten Nganjuk dan RS. Bhayangkara Nganjuk.

Read More

Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi Zebra Semeru 2024 bertema “Kamseltibcarlantas yang Kondusif Menuju Pemilu Damai 2024” akan berlangsung selama 14 hari mulai 14 Oktober 2024 hingga 27 Oktober 2024.

Operasi ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meminimalisir berbagai masalah lalu lintas serta untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam berlalu lintas bagi masyarakat Jawa Timur guna cipta kondisi kamseltibcarlantas.

Baca Juga :Operasi Zebra Semeru 2024 Digeber Polres Blitar Kota, Ini yang Bakal Diincar

Khususnya menjelang, selama dan pascapelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada Pemilu 2024, serta untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam berlalu lintas bagi masyarakat Jawa Timur.

Dalam amanatnya AKBP Siswantoro mengatakan perlunya mewaspadai peningkatan aktivitas masyarakat terutama dalam beberapa tahapan Pilkada 2024 yang melibatkan jumlah massa yang banyak, termasuk saat kampanye politik.

“Masalah lalu lintas sering kali terjadi selama kampanye karena kurangnya kesadaran diri dalam berlalu lintas dan berkendara bermotor oleh peserta kampanye, akan terjadi banyak pelanggaran, mereka akan larut dalam euforia dan tidak memperhatikan keselamatan diri,” ungkap AKBP Siswantoro.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *