Baca Juga :Tim Khofifah-Emil Rapatkan Barisan di Jombang, Targetkan Kemenangan di Kandang Lawan
“Jembatan dengan panjang 25 meter, tinggi dan lebar 3 meter itu terputus pasca debit air di Sungai Silokondo meluap,” ujarnya.
Petugas gabungan telah terjun ke lokasi untuk menanggulangi dampak peristiwa itu, termasuk membersihkan material dampak longsor.
Triadi menyebut sejauh ini belum ada laporan adanya korban jiwa dalam peristiwa bencana alam tersebut.
Baca Juga :Tim Khofifah-Emil Rapatkan Barisan di Jombang, Targetkan Kemenangan di Kandang Lawan
Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengimbau warga untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi saat peralihan musim.
Sebab beberapa daerah di Bumi Menak Sopal sebutan lain Kabupaten Trenggalek rentan dilanda bencana hidrometeorologi, seperti tanah longsor. Khususnya untuk daerah-daerah yang ada di dataran tinggi.
“Selalu berhati-hati dan waspada serta memantau informasi cuaca secara berkala,” pungkasnya.
Baca Juga :Pjs Bupati Kediri Minta Warga Waspada Kebencanaan, ini Pesannya
Untuk diketahui, sebelumnya hujan dengan intensitas sedang – tinggi melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Trenggalek, pada Sabtu hingga Minggu. Peristiwa itu mengakibatkan sejumlah bencana alam di beberapa tempat.



















