“Seringkali sesuatu yang dikatakan baik di atas belum tentu baik dan tepat di bawah. Misalnya petani dibantu pemberian bibit namun di bawah tidak sesuai dengan speknya, sehingga petani pada saat menanam tidak memperoleh hasil yang cukup maksimal,” ucapnya.
Begitu juga, lanjut dia, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang banyak dibantu, namun kurang adanya pendekatan dari petugas maupun peran pemerintah untuk bisa mengajak dan memberikan solusi bagaimana pelaku UMKM ini dapat naik kelas. Oleh karenanya, perlunya kehadiran figur seorang pemimpin daerah untuk turun langsung dan menemui masyarakat.
Baca Juga :Gelar Juara Kejurprov E-sport 2024 Trenggalek Diperebutkan 27 Kontingen Se-Jatim
“Tentunya turun langsung ke masyarakat itu untuk menyerap aspirasi-aspirasi mereka sesuai dengan kebutuhan mereka, dan itu akan saya lakukan ke depan jika saya terpilih,” tambahnya.
Dalam proses debat publik kemarin, Deny Widyanarko dan Mudawamah terlihat cukup tenang dalam pembawaan diri pada saat menjalani proses debat publik perdana yang berlangsung di Hall IKCC Kota Kediri.
Deny dan Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Kediri, Mudawamah dinilai cukup visioner dan berpengalaman dalam menyikapi sejumlah pertanyaan maupun materi debat yang telah disusun oleh para panelis debat publik yang terdiri dari kalangan akademisi dan tokoh masyarakat.
Baca Juga :Sebanyak 75 Pemilih di Tulungagung Ajukan Pindah Memilih, DPT Berkurang 8 Pemilih
Dengan bahasa yang merakyat, serta ditunjang dari figur seorang pengusaha, dan juga pengetahuannya mengenai sekelumit permasalahan yang terjadi di tingkat bawah dari hasil sambang dusun yang telah dilakukan, pasangan nomor urut satu terlihat cukup cakap dan realistis dalam menyampaikan sejumlah paparan dan gagasan pemikiran.
Atas personal figur yang dibangun di ajang debat publik pertama tersebut, keduanya mendapatkan simpati dari banyak masyarakat di Kabupaten Kediri.
Seperti yang diungkapkan oleh Sunaryo. Warga asal Kabupaten Kediri ini menilai jika Deny Widyanarko dan Mudawamah ialah cerminan dari figur pemimpin yang merakyat.
Baca Juga :Cara Unik Satlantas Polres Batu Sosialisasi Operasi Zebra Semeru 2024 pada Pelajar SD
“Itu bisa dilihat dari cara Pak Deny berbicara terkesan kalem, dan menggunakan gaya bahasa yang merakyat, sehingga masyarakat sangat mudah memahaminya. Selain itu, dari segi pola berpikirnya cukup visioner untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang saat ini tengah dihadapi oleh masyarakat,” ujarnya.



















