‘Demikian juga saat jagung memasuki musim hujan harga seringkali jatuh. Harga Rp 4800 per kilo tersebut tergolong masih bagus dari yang sudah sudah malah harga pernah Rp3000 per kilogram,” katanya.
Ditambahkan Dirman, perkiraan sebelumnya harganya akan tetap bagus seperti sebelum-sebelumnya sehingga Dirman tetap tanam jagung.
Diketahui, Dirman tanam jagung akhir Agustus dan perkiraan akhir Oktober saat panen harga bagus tapi malah turun.
Baca Juga :KAI DAOP 7 Madiun Hadirkan Terintegrasi dengan Bandara Adisumarmo Solo
“Yang pasti tetap memiliki nilai jual meski tidak imbang dengan ongkos saat masa tanam awal. Memang untung tapi tidak banyak,” tutupnya.



















