Stok Pupuk Bersubsidi di Tingkat Petani di Ponorogo Dipastikan Lancar, ini Penjelasan Dispertahankan

Stok Pupuk Bersubsidi di Tingkat Petani di Ponorogo Dipastikan Lancar, ini Penjelasan Dispertahankan
Petugas saat melakukan pengecekan lokasi gudang pupuk kelompok tani. (sony/sejahtera.co)

“Penyaluran kami lakukan sesuai e-RDKK. Jadi, kelompok tani yang tidak terdaftar otomatis tidak mendapatkan jatah pupuk bersubsidi,” tambah Tamar.

Baca Juga :Silaturahmi Perguruan Silat-Forkopimda Blitar Ciptakan Suasana Kondusif

Di sisi lain, Ketua kelompok tani Kadung Makmur, Barno, memastikan penyaluran pupuk bersubsidi di Ponorogo relatif lancar. Kelompok tani yang ia pimpin telah menerima jatah sesuai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

Read More

“Banyak kok, pupuk bersubsidi di sini cukup. Hanya saja, beberapa petani kadang kesulitan menebus karena faktor keuangan. Bahkan, ada yang masih berutang di kios,” ujarnya.

Baca Juga :Rawan Laka dan jadi Persimpangan Paling Sibuk, Dishub Ponorogo Akan Pasang Traffic Light di Jalan ini

Senior Manajer PT Pupuk Indonesia wilayah Jawa Timur dan Bali, Taufiek, juga mengungkapkan bahwa secara nasional penyaluran pupuk telah mencapai 5.998.437 ton atau 62,8 persen dari target 9.550.000 ton.

“Di Ponorogo, penyerapan urea mencapai 28.393 ton atau 86 persen dari alokasi, sementara NPK mencapai 23.114 ton atau 90 persen,” jelasnya.

Untuk ketersediaan stok, lini III Jawa Timur saat ini menyimpan 48.890 ton urea dan 31.775 ton NPK. Di Kabupaten Ponorogo sendiri terdapat stok 1.049 ton urea dan 1.014 ton NPK, sementara di tingkat kios tersedia 2.134 ton urea dan 1.241 ton NPK yang siap ditebus petani.

Baca Juga :Rem Blong, Truk Sarat Muatan Koral Masuk Jurang, 2 Meninggal Dunia, 3 Luka

“Jadi memang tidak ada masalah dan tidak ada kendala, stok ketersediaan pupuk sudah sangat cukup,” tandasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *