Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Potensi bencana Hidrometeorologi direspon Pemkab Ponorogo dengan melaksanakan apel gelar pasukan.
Ratusan personel gabungan disiagakan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi.
Baca Juga :Teken Pakta Integritas, Karyawan RSUD Jombang Komitmen Jaga Netralitas Pilkada 2024
Apel yang digelar di Alun–alun Ponorogo tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0802/Ponorogo, Letkol Inf. Dwi Soerjono, Selasa (19/11/2024).
Dalam wawancaranya, Dandim 0802/Ponorogo mengatakan, pihaknya mengerahkan personel terutama babinsa untuk melakukan berbagai upaya. Selain itu, ia juga meminta peran aktif masyarakat untuk melaporkan jika terjadi bencana di wilayahnya.
Baca Juga :Program Makan Gratis, Pemkot Blitar Usulkan Dana Rp 1,5 Miliar
“Intinya semua berkolaborasi. Jadi kecepatan kita menuju ke sasaran dan kecepatan melaporkan. Melalui Babinsa kita sudah warning ke masyarakat untuk melakukan upaya mitigasi bencana,” ungkap Dandim 0802/Ponorogo, kepada koranmemo.com.
Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk lebih mewaspadai sejumlah potensi bencana hidrometeorologi. Adapun di Ponorogo, ancaman bencana yang terjadi yakni angin puting beliung, banjir dan tanah longsor.
Baca Juga :Pj Walikota Batu Keliling Sekolah Uji Coba Makan Siang Bergizi Gratis
“Kemarin di daerah Pudak, Pulung, Ngebel, ada longsor, kita datang ke sana, kita bersihkan material longsornya, ada pohon yang berpotensi tumbang, kita lakukan pemangkasan,” terangnya.



















