Selanjutnya Bambang bersama petugas petugas Polsek Kedungwaru dan Tim Inafis Polres Tulungagung melakukan upaya penyelidikan penyebab kebakaran.
Kebakaran itu pertama kali diketahui oleh salah seorang petugas kebersihan kampus yang saat itu tengah bertugas.
Pada saat itu, petugas kebersihan itu melihat adanya asap tebal yang keluar dari jendela serta api yang sudah membesar, sehingga petugas tersebut segera mengambil APAR dari berbagai ruangan.
Baca Juga :Digitalisasi Pintu Air Waduk Siman Jombang Tingkatkan Efisiensi Irigasi
Meski sudah menghabiskan 15 APAR, sayangnya upaya pemadaman itu gagal dan api justru terus membesar.
“Saksi mata yang mengetahui kebakaran ini pertama kali yakni petugas kebersihan yang sedang bertugas. Sudah dicoba dipadamkan pakai 15 APAR, tetapi gagal,” jelasnya.
Sedangkan terkait penyebab kebakaran ini, Bambang menyebut, berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui api kemungkinan berasal dari korsleting listrik pada panel listrik di ruangan tersebut. Beruntung, api sudah benar-benar berhasil dipadamkan sebelum sempat merembet ke ruangan lain pada gedung tersebut.
“Api berhasil kami padamkan sebelum sempat merembet ke ruangan lain. Penyebab kebakaran ini diduga karena korsleting pada panel listrik,” pungkasnya.



















