Daerah itu menjadi penghubung Kabupaten Trenggalek dengan Pacitan. “Namun pukul 19.00 WIB banjir luapan sudah surut dan akses lalu lintas kembali normal,” imbuhnya.
Sementara untuk potensi kerusakan bangunan sekolah ada di Desa Manggis. Ini setelah tembok penahan jalan SDN 3 Manggis longsor.
Baca Juga :PSID Jombang Kembali Ikut Liga 4 Jatim, Kombinasikan Pemain Senior dan Bakat Muda
Longsor dengan panjang 35 meter dan tinggi 8 meter itu menutup sebagian jalan yang merupakan akses antar Kecamatan Panggul – Pule maupun Panggul ke Kabupaten Ponorogo.
“Di atas tembok penahan jalan yang ambrol itu ada bangunan sekolah SDN 3 Manggis itu,” ujarnya.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan jika terjadi hujan lebat. Sebab, kondisi itu berpotensi memicu terjadinya bencana hidrometeorologi susulan.
Baca Juga :Hardiri Kegiatan Paslon, Bawaslu Kabupaten Tulungagung Menyelidiki Kades Diduga Melanggar Netralitas
Mulai dari banjir, tanah longsor hingga pohon tumbang yang kerap terjadi di Trenggalek belakangan ini.
“Selalu berhati-hati dan waspada, serta memantau perkembangan cuaca yang disampaikan petugas secara berkala,” pungkasnya.



















