Blitar, SEJAHTERA.CO – Makam umum Desa Birowo, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar yang porak poranda dihantam air bah menjadi atensi polisi. Korps Bhayangkara itu spontan turun tangan untuk Kembali menata pemakaman yang terdampak bencana pada Minggu (1/12/2024) lalu.
Baca Juga :Delapan Perusahaan di Trenggalek Terima Penghargaan ‘Soetran Award’, ini Alasannya
Puluhan anggota Polres Blitar di bawah pimpinan Kepala Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli Iptu Celvin D. Samosir langsung mendatangi makam. Dengan menggunakan alat pacul, sekop, gerobak bahu-membahu bersama warga Kembali menata nisan dan makam yang porak poranda.
“Ini sebagai bentuk kepedulian kami. Meski hanya makam, tetapi sangat berharga pula bagi keluarga yang ditinggalkan. Makanya, kami turun untuk Kembali menata,” kata Celvin, Senin (9/12/2024).
Dia menjelaskan agenda ini melibatkan perangkat desa, warga setempat, dan personel Satlantas Polres Blitar. Mereka bahu-membahu membersihkan puing-puing serta memperbaiki makam yang rusak. Selain itu, tim juga membantu mengembalikan kondisi area makam agar layak kembali untuk digunakan.
Baca Juga :Refleksi Hari Anti Korupsi Sedunia di Jombang, Soroti Dugaan Korupsi di Desa dan Kelurahan
“Kami dari Satlantas Polres Blitar merasa terpanggil untuk membantu masyarakat, terutama dalam situasi darurat seperti ini. Dengan kebersamaan, kami berharap bisa meringankan beban warga Desa Birowo,” tambahnya.
Warga Desa Birowo mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh Satlantas Polres Blitar. Kehadiran polisi tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan semangat bagi masyarakat untuk bangkit dari bencana ini.
Upaya ini menjadi wujud sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menghadapi dampak bencana. Tidak hanya menjaga ketertiban lalu lintas, Satlantas Polres Blitar juga menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi, khususnya dalam membantu warga yang tengah dilanda musibah.



















