Menurutnya, MC yang profesional tak hanya berperan menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki peran krusial di antaranya: membangun citra positif suatu instansi, menjaga suasana acara, memastikan rangkaian acara berjalan sesuai rencana, serta menghubungkan pembicara dengan audiens. Maka dari itu Ia berharap agar peserta dapat mempelajari dengan sungguh-sungguh, kemudian menginformasikan kepada rekan kerja di OPD agar Pemkot Kediri memiliki beberapa MC yang kompeten.
Turut hadir pula di tengah-tengah peserta, Tanto Wijohari, Asisten Administrasi Umum Pemkot Kediri. Dirinya menyatakan sependapat dengan Pj Walikota Kediri bahwa keprotokolan dan MC merupakan dua hal yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan suatu kegiatan. “Dengan berbagai jenis acara yang diadakan oleh masing-masing OPD, maka memiliki MC atau pembawa acara merupakan investasi jangka panjang. Karena merupakan penentu citra profesionalisme instansi,” ucapnya.
Tanto berharap melalui Bimtek ini, seluruh peserta dapat meningkatkan kemampuannya sebagai petugas protokol dan MC, sehingga menjadi aset yang berharga bagi masing-masing OPD. “Saya yakin, dengan adanya petugas protokol dan pembawa acara di setiap OPD, kita dapat mewujudkan penyelenggaraan acara yang semakin berkualitas di lingkungan Pemerintah Kota Kediri,” tutupnya.



















