Dari laporan yang ia terima, banjir yang melanda Kabupaten Ponorogo terjadi di 7 kecamatan, di antaranya Kecamatan Sawoo, Sambit, Jetis, Ponorogo, Siman, Balong dan Mlarak. Pun, wilayah wilayah tersebut sudah mendirikan posko untuk menampung para pengungsi.
“Data pasti berapa yang mengungsi belum kami terima, saya sudah perintahkan mendata semua dan mencukupi kebutuhan dasar termasuk di kantong-kantong pengungsi di setiap wilayah,” tegasnya.
Sedangkan penyebab banjir kali ini, Kang Giri sapaan Bupati menyebut jika sejumlah tanggul sungai jebol karena tidak mampu menahan tingginya air sungai. Selain itu hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Ponorogo terjadi sejak Minggu (15/12/2024) siang hingga dini hari.
“Memang kemarin hujan turun sejak siang, lalu drainase serta tanggul tidak mampu menahan debit air, lalu banjir dimulai dari Kecamatan Sawoo terus hingga ke Kecamatan Kota,” tandasnya.
Baca Juga :Sembilan Desa di Kabupaten Trenggalek Dilanda Banjir, Sebanyak 12.532 Warga Terdampak
Sampai berita ini ditulis, sejumlah wilayah masih tergenang air. Meski sudah mulai surut, pengungsi memilih tinggal di pengungsian karena takut. Pasalnya, kondisi cuaca saat ini sedang mendung.



















