Blitar, SEJAHTERA.CO – Jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Bumi Penataran ternyata mencengangkan. Dalam setahun saja, jumlahnya tembus 2 ribu.
Baca Juga :Pendopo Agung Ponorogo jadi Pengungsian Banjir, Sugiri Sancoko: Kami Cukupi Kebutuhan Dasar
Ribuan penderita gangguan jiwa itu berdasar data yang tercatat di RSUD Ngudi Waluyo. Selama setahun ini atau 2024 ini rumah sakit pelat merah milik Pemkab Blitar itu kerap “disambangi” penderita gangguan jiwa.
Dalam dunia Kesehatan, gangguan jiwa itu banyak jenisnya. Mayoritas dialami adalah gangguan kecemasan umum (Generalized Anxiety Disorder/GAD) dan skizofrenia.
Baca Juga :Jadi Markus, Oknum Kades di Kecamatan Pagak Dibui
“Peningkatan jumlah pasien jadi parameter bahwasanya layanan Kesehatan mental memang dibutuhkan warga. Nah, peningkatan jumlah pasien dengan gangguan kecemasan dan skizofrenia di usia produktif memang jadi atensi,” ujar Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dr. Endah Woro Utami, Senin (16/12/2024).
Dia mengatakan, sesuai data yang dikantongi ribuan penderita itu mayoritas usia dewasa. Yakni rentang antara 25 hingga 64 tahun.



















