Sebab daerah itu kerap dilanda hujan sehingga rentan terjadi longsoran susulan. “Namun untuk saat ini akses jalan sudah dapat dilewati. Masyarakat kami himbau untuk waspada saat melintas,” imbuhnya.
Triadi menyebut, longsor di Desa Pucanganak itu menjadi bagian dari rentetan bencana yang terjadi di Bumi Menak Sopal, sebutan lain Kabupaten Trenggalek pada 15-16 Desember lalu.
Baca Juga :Alasan Beli Galon dan Antar Laundry, Warga Blitar Bawa Kabur Motor Pengunjung Warkop di Tulungagung
Peristiwa itu berbarengan dengan bencana lainnya, di antaranya adalah bencana tanah gerak di RT 18/RW 03 Dusun Depok Desa Ngrandu Kecamatan Suruh.
Bencana tanah gerak itu mengakibatkan kerusakan terhadap 38 rumah warga yang dihuni sebanyak 119 jiwa dari 43 kepala keluarga. Mereka saat ini mengungsi ke tenda darurat karena daerah itu rentan dilanda bencana susulan, selain karena kondisinya sudah tidak layak huni.
“Dalam peristiwa itu, total ada 7 desa terdampak dari 5 kecamatan terdampak. Di antaranya di Suruh dan Tugu itu,” pungkasnya.



















