Permintaan dari warga setempat yang rindu akan nasi pecel buatan Bu Wiji menjadi salah satu alasan mereka membuka usaha ini.
“Awalnya hanya coba-coba. Tapi ternyata banyak pelanggan yang suka dan merekomendasikan ke orang lain. Jadi, kami putuskan untuk serius mengelola usaha ini,” cerita Pak Mufti.
Warung nasi pecel pincuk Bu Wiji ini tidak hanya digemari warga setempat, tetapi juga pelanggan dari berbagai kalangan, termasuk pedagang dan kuli Pasar Legi Jombang.
Dindi (30), salah satu pelanggan setia, mengaku selalu menyempatkan diri sarapan di warung ini sebelum pergi ke pasar.
Menurutnya, nasi pecel pincuk dengan kembang turi dan rempeyek gurih memiliki rasa yang khas dan sulit ditemukan di tempat lain.
“Kalau dinilai, nasi pecel Bu Wiji ini dapat sembilan dari sepuluh. Bumbu pecelnya pas di lidah orang Jombang, apalagi lauk tambahannya juga enak dan harganya sangat terjangkau,” ujar Dindi.
Selain nasi pecel, Bu Wiji juga menerima pesanan rempeyek dan jajanan kiloan seperti kembang goyang untuk keperluan hajatan atau acara lainnya. Pelanggan sering memesan jajanan tersebut sebagai pelengkap untuk menikmati hidangan di rumah.
“Rempeyek kami juga banyak yang pesan. Biasanya untuk acara keluarga atau hanya untuk cemilan di rumah. Ini jadi salah satu tambahan pendapatan kami,” terang Bu Wiji.
Baca Juga :Kodim 0809 Kediri Gelar Kejuaraan Pencak Silat Piala Dandim Cup II, Peringati Hari Juang TNI AD
Bagi pecinta kuliner yang sedang melewati kawasan Pasar Legi Jombang, jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati nasi pecel pincuk kembang turi khas Bu Wiji. Dengan harga terjangkau dan cita rasa yang autentik, warung ini menjadi pilihan sarapan yang tepat sebelum memulai aktivitas.
Warung nasi pecel pincuk Bu Wiji buka setiap hari mulai pukul 05.00 WIB hingga 13.00 WIB. Lokasinya yang strategis di Jalan Sisingamangaraja, Dusun Jagalan, Desa Kepatihan, memudahkan pelanggan untuk mampir. Jadi, tunggu apa lagi? Nikmati kelezatan sarapan pagi ala tempo dulu hanya di warung Bu Wiji!


















