Hal ini sebagai upaya percepatan penanganan kebencanaan di tiron. Sejumlah alat berat diturunkan termasuk Damkar untuk penyemprotan jalan berlumpur.
Sementara itu, Ina Rahayu Kepala Desa Tiron Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri mengatakan jika penanganan banjir ini memang bersinergi. Untuk rumah yang rusak sudah dalam pendataan, sedangkan Dinas PUPR akan cek gorong gorong dan cek kondisi sungai saat ini.
“Kami siapkan posko pengungsian di Balai Desa Tiron dan sebagian warga lagi mengungsi di rumah saudaranya. Pastinya untuk warga kami aman namun penanganan rumah dan sarpras jalan rusak aka nada perbaikan. Untuk makanan warga mulai Minggu sore,malam hingga hari berikutnya kita sudah siapkan,” jelasnya.
Damiran (40) warga setempat rumahnya terendam hingga beberapa barang rumah tangga hanyut. Karena air masuk rumahnya yang berdekatan dengan Sungai Tiron. Ia bersama keluarga selamat dan mencari tempat yang lebih tinggi dan aman.
“Kami sekeluarga langsung keluar rumah saat air mulai meninggi. Sedangkan rumah Misri (35) adik saya ambruk karena tak mampu menahan gerusan air dari sungai yang kencang,” katanya.
Kasijan (55) warga lainnya juga bernasib yang sama dengan Damiran. Awalnya air hanya sebatas mata kaki, kemudian air bah datang masuk rumah menghanyutkan semua barang yang ada di dalam rumah.
Baca Juga :Jalan Kediri-Nganjuk Banjir, Beberapa Sepeda Motor Mogok di Pasar Buah Banyakan
“Satu almari juga hanyut dan saya berusaha pegang kuat namun tidak mampu. Almari tersebut berisi surat surat penting keluarga amblas ditelan air bah,” imbuhnya.


















