Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Kembalinya munculnya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK), yang menyebabkan sejumlah hewan ternak mati turut menyita perhatian Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.
Baca Juga :Petani Cabai Sumringah, Harga Cabai dari Sawah Tembus Rp85.000 Per Kilogram
Orang nomor satu di Pemkab Ponorogo tersebut menghimbau kepada para masyarakat yang memiliki hewan ternak untuk segera melakukan vaksinasi. Pasalnya, sejumlah kasus sapi yang mati karena PMK tersebut rata rata belum melakukan vaksinasi.
“Jadi yang terserang bukan hewan ternak yang sudah tervaksin, tapi rata-rata malah belum divaksin,” ungkap Sugiri Sancoko, Minggu (5/1/2025).
Baca Juga :Raih Predikat Sangat Baik SPBE 2024, Digitalisasi Layanan di Jombang Kian Efisien
Menurutnya ciri-ciri hewan ternak yang terkena PMK biasanya mengeluarkan lendir berlebih di mulut dan hidung, hilang nafsu makan, dan mengalami luka di bagian kaki.
Pun, dirinya meminta para peternak untuk lebih teliti dalam membeli sapi dan juga tidak menjual sapi ke pasar terlebih dahulu.
“Apalagi kan ternak itu keliling, setiap pahing di pasar tukar jual beli, lalu program penggemukan, nah sementara belum divaksin,” terangya.



















