“Sasarannya siswa itu ada yang domainnya Kemenag, Pemkab, ada siswa yang domainnya pesantren, semua bakal dapat,” tambahnya.
Baca Juga :PMK meluas, Dewan Dorong Pemkab Ponorogo untuk Tutup Pasar Hewan Jetis
Sementara itu, ketua SPPG Sheila Amanda menambahkan, program MBG yang diluncurkan kali ini merupakan salah satu program pemerintah Indonesia dalam rangka memberikan kehidupan yang layak bagi masyarakat serta untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak.
“Ini diharapkan bisa mengatasi stunting dan juga meningkatkan pemenuhan gizi 1000 hari pertama bagi anak anak, baik itu anak dalam kandungan yang dimulai dari ibu hamil, melahirkan serta menyusui. Sehingga diharapkan kedepannya anak anak ini menjadi masa depan bangsa Indonesia menjadi Negara yang lebih maju,” imbuhnya.
Baca Juga :Telaga Ngebel Ponorogo Jadi Tulang Punggung PAD Terbesar Sektor Pariwisata
Pada tahap pertama program MBG ini, sasaran penerima berada di dekat lokasi dapur sehat. Meliputi 9 TK, 6 Sekolah Dasar (SD) dan 1 SMP, adapun menu makanan yang diberikan setiap harinya bervariasi.



















