Lanjutnya, dia malah bisa memantau hewan-hewan yang berasal dari luar provinsi. Karena setiap hewan yang datang dari luar Jawa Timur harus menyertakan surat kesehatan hewan tersebut.
Baca Juga :Hujan Deras, Rumah di Desa Ngebel Ponorogo Tertimpa Material Longsor
“Kalau untuk lalulintas antarrovinsi kami bisa mengendalikan karena surat-surat yang harus dipenuhi. Surat kesehatan peternak harus membawa. Kalau yang dekat sulit mengendalikannya,” tuturnya.
Lanjutnya diketahui kasus PMK ini tidak hanya di Kabupaten Nganjuk saja. Virus hewan ini juga menyebar di beberapa daerah lain juga meningkat dari Bulan Oktober.
Selain disebabkan oleh itu, ia menyebut PMK juga disebabkan oleh faktor cuaca saat ini.
Baca Juga :Jabatan Pj Walikota Batu Berakhir, ini Tanggapan Aries Agung Paewai
“Selain kebanyakan ternak yang terserang itu awalnya ada ternak baru masuk ke wilayah itu. Faktor penyebab kasus PMK lainnya karena musim penghujan,” pungkasnya.



















