Wabah PMK di Wilangan 2 Minggu 10 Sapi Mati, Peternak Rela Tidur di Kandang

Wabah PMK di Wilangan 2 Minggu 10 Sapi Mati, Peternak Rela Tidur di Kandang
Hewan ternak milik Mahmud yang terjangkit PMK. (inna/memo)

Nganjuk, SEJAHTERA.CO – Kurang lebih 10 ekor ternak sapi di Desa Jegong, Kecamatan Wilangan Kabupaten Nganjuk mati setelah terjangkit wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Sapi-sapi ini mati karena kondisi memburuk dan tak segera tertangani.

Baca Juga :Gelar Malam Apresiasi Pilkada Damai 2024, KPU Kabupaten Kediri Bangga Partisipasi Pemilih Capai 72,15 Persen

Mahmud, pemilik peternakan di Desa Jegong, Kecamatan Wilangan Kabupaten Nganjuk mengatakan, dalam kurun waktu 2 minggu sedikitnya ada 10 sapi yang mati karena PMK di dusunnya.

Read More

Karena gejala yang timbul semua sama, hidung sapi mengeluarkan ingus, mengeluarkan air liur, demam dan jalan sempoyongan. Kemudian mati.

“Di dusun ini ada yang mati kurang lebih ada 10 ekor bisa lebih, dalam waktu dua minggu,” ujar Mahmud, Rabu (8/1/2025).

Baca Juga :Sempat Molor, KPU Kabupaten Blitar Tetapkan Rijanto-Beky sebagai Bupati Terpilih

Sedangkan di peternakan milik Mahmud, ada 3 sapi yang mengalami gejala serupa, 1 sapi sudah parah. Untuk itu, secepatnya dia melapor kepada Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk supaya segara mendapatkan penanganan.

Pasalnya ia begitu khawatir dengan situasi ini, sebab ternak sapi merupakan satu-satunya sumber pencahariannya selama ini.

Bahkan ia rela tidur kandang untuk memastikan sapi-sapinya tidak terjangkit virus apapun dari luar. Sejak ternaknya mengalami gejala PMK dari 2 minggu yang lalu.

“Tiga (ternak sapi) terkena, yang sakit parah satu. Makanya saya panggilkan dari dinas itu supaya jangan sampai menular,” jelasnya.

Baca Juga :Nenek di Trenggalek Tewas Saat BAB di Sungai, Begini Kronologinya

“Saya resah gak bisa tidur, beberapa hari ini saya tidur kandang. Karena takut ada orang yang sakit masuk kandang. Kitakan gak tau bawa virus atau apa,” sambungnya.

Lebih lanjut ia berharap wabah penyakit ini segera usai. Dan semua ternaknya kembali sehat seperti semula.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *