Blitar, SEJAHTERA.CO – Jumlah pekerja migran Indonesia atau PMI asal Kabupaten Blitar yang meninggal di perantauan ternyata cukup banyak. Mayoritas pahlawan devisa itu meninggal karena sakit.
Baca Juga :Pengedar Narkoba Asal Kertosono dan Kediri Dibekuk Polisi, Ditemukan Ribuan Pil Dobel dan Sabu
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kabupaten Blitar, Tavip Wiyono mengatakan, sepanjang tahun 2024, ada puluhan PMI asal Kabupaten Blitar meninggal ketika berada di luar negeri.
Pada 2024, jumlahnya ada 28 PMI yang berasal dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Blitar. “Iya, jumlah 28 itu selama setahun. Mudah-mudahan di tahun 2025 ini, tak ada lagi PMI yang meninggal,” kata Tavip Wiyono, Sabtu (11/1/2025).
Dia menjelaskan sebanyak 28 PMI yang meninggal itu ada yang karena sakit selama di perantauan, ada pula yang karena kecelakaan kerja. Para PMI itu meninggal ketika merantau di sejumlah negara.



















