Karena toko atau pengecer juga membutuhkan, HET LPG 3 kg Rp 16.500 akhirnya dibeli juga. “Kalau ada apa-apa, kan pangkalan yang menanggung,” kata pemilik toko, Gilang Deka, Selasa (14/1/2025).
Kalau tidak dibeli dan terjadi kekosongan, konsumen yang kelabakan. Mereka akan melacak dimanapun LPG 3 kg itu tersedia.
“Kalau sudah begini, harga LPG 3 kg berapapun akan dibeli. Bahkan harganya sempat Rp 28 ribu per tabung. Kan kasihan konsumen,” ujarnya.
Baca Juga :Kapolsek Ngadiluwih Sambang Warga Edukasi Pencegahan PMK
Seperti dilansir SEJAHTERA.CO, Senin (13/1/2025), ada kabar baru bahwa HET LPG 3 kg di Kabupaten Kediri bakal naik, menjadi Rp 18 ribu pertabung di pangkalan.
Sebelumnya, HET LPG 3 kg di pangkalan wilayah Kabupaten Kediri sebesar Rp 16 ribu lalu toko menjual secara bervariasi, ada yang Rp 17 ribu hingga Rp 18 ribu.
Harga di toko ini juga bisa tergantung situasi. Kalau kondisi langka, harga bisa melonjak tak terkendali, antara Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu pertabung.
Baca Juga :Pelaksanaan MBG Sepekan, Ketua Dewan Ponorogo: Proses Sesuai SOP
Sementara untuk HET LPG baru, Rp 18 ribu yang diumumkan lewat WhatsApp, pihak toko belum menentukan harganya nanti. Apakah Rp 19 ribu atau Rp 20 ribu.
“Ya, kami masih melihat situasi atau toko-toko yang lain nanti menjual berapa,” kata Malikha, pemilik toko pracangan di wilayah Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri.
Pemberitahuan atau rencana naiknya HET LPG 3 kg ke toko-toko dilakukan pangkalan lewat WA. Mulai tanggal 15 Januari 2025, HET LPG 3 kg naik menjadi Rp 18 ribu.
Sementara itu, salah satu pengelola pangkalan di wilayah Gampengrejo, mengatakan jika pemberitahuan naiknya HET LPG 3 kg juga dari Pertamina.
“Kemudian kami diminta memberitahukan kepada toko atau pengecer yang menjadi mitra kami,” kata seorang pengelola pangkalan.



















