Curah Hujan Tinggi, Petani Cabai di Jombang Mengeluh

Curah Hujan Tinggi, Petani Cabai di Jombang Mengeluh
Tanaman cabai milik Suyanto di Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Jombang, yang rusak akibat curah hujan tinggi. Banyak cabai yang tidak bisa dipanen karena busuk dan diserang hama lalat buah. (taufiqur/sejahtera.co)

Menurut Suyanto, kenaikan harga cabai di pasaran saat musim hujan memang sudah menjadi hal biasa. Namun, ia berharap ada kebijakan yang bisa menjembatani kesenjangan harga antara tingkat petani dan pedagang agar petani tidak terus merugi.

Baca Juga :Alfinsyah Bustami Alias Komeng Kunjungi IKN, Sudah Mendapat Ruangan Yang Istimewa, Apa Itu…?

Musim hujan yang panjang ini tidak hanya memengaruhi produktivitas tanaman cabai, tetapi juga meningkatkan biaya perawatan. Tanaman cabai membutuhkan perhatian ekstra untuk mencegah kerusakan akibat genangan air atau serangan hama.

Read More

“Cabai ini kalau terlalu banyak air bisa rontok bunganya. Kalau sudah begitu, ya buahnya tidak bisa maksimal. Ditambah lagi dengan serangan hama lalat buah, kami harus lebih sering menggunakan pestisida. Biayanya jadi tambah besar,” jelas Suyanto.

Suyanto juga menyebutkan bahwa banyak petani di daerahnya yang mengalami kondisi serupa. Mereka berharap pemerintah atau dinas terkait bisa memberikan solusi, misalnya dengan memberikan subsidi pestisida atau mendukung pengelolaan pasar agar harga cabai lebih stabil.

Baca Juga :Jadi Korban Malut United FC Berikutnya, Persik Kediri Diselamatkan Penalti, Yakob Sayuri Mencetak Brace

Melihat curah hujan yang diperkirakan masih akan tinggi dalam beberapa pekan ke depan, Suyanto dan petani lain di Jombang hanya bisa pasrah. Mereka berharap ada perhatian lebih dari pemerintah untuk membantu petani mengatasi dampak musim hujan ini.

“Kalau begini terus, kami benar-benar susah. Sudah hasil panen berkurang, harga juga tidak sesuai harapan. Kami butuh solusi, supaya musim hujan ini tidak jadi musim kerugian bagi kami,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *