Batu, SEJAHTERA.CO – Jumlah hewan ternak di Kota Batu diketahui mati disebabkan karena terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) mengalami peningkatan.
Jumlah sapi yang mati akibat PMK ini dalam sepekan di Kota Batu tercatat sebanyak 36 ekor, 4 ekor sapi yang mati, serta 2 ekor dipotong paksa.
Sedangkan data terbaru dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Batu, saat ini jumlah sapi yang terjangkit PMK sebanyak 61 ekor.
Baca Juga :DP2KBP3A Kabupaten Kediri Lakukan Pembinaan dan Pengawasan Anak yang Ngamen Bersama Orang Tuanya
“Yang sakit sebanyak 61 ekor, mati 9 ekor dan potong paksa sebanyak 2 ekor, ini data sampai dengan tanggal 29 Januari 2025,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu, Heru Yulianto, Kamis (6/2/2025).
Jumlah sapi yang terjangkit PMK tersebut menurut Heru tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kota Batu, mulai Junrejo, Batu dan Bumiaji.
“Rata-rata sama (jumlahnya,red), kita masih landai dibanding kabupaten kota yang lain,” ujarnya.



















