“Kita harapkan tidak ada sahur ronda keliling gunakan sound sistem bervolume besar atau sound horeg, dan ini bisa mengganggu warga yang sedang sahur. Kita juga cegah adanya balap liar, geng motor dan perang sarung,” katanya.
Dijelaskan Andi, intensitas patroli rutin ini ditingkatkan selama puasa Ramadan untuk cegah aksi kriminal selama bulan puasa yang kemungkinan terjadi. Namun pastinya peningkatan patroli untuk ciptakan rasa aman bagi warga.
Baca Juga :Ramadan, MBG di Ponorogo Tetap Berjalan, Dandim: Diganti Takjil
“Kita sisir wilayah perbatasan kemungkinan ada ronda sahur pakai sound system besar. Kalau ini terjadi pasti akan kita tindak lanjuti dengan penindakan agar sound system tidak ganggu warga,” imbuhnya.



















