Blitar, SEJAHTERA.CO – Menjamurnya penjual takjil di Kota Blitar menjadi atensi. Dinas Kesehatan atau Dinkes Kota Blitar dan BPOM Kediri turun untuk sidak kelayakan makanan dan minuman atau mamin.
Hasilnya, tim gabungan sementara belum menemukan makanan yang terindikasi mengandung pengawet atau formalin. Lokasi yang menjadi sasaran pedagang yang berada di Jalan Kenanga, Kota Blitar dan Pasar Legi.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, dr Dharma Setiawan makanan yang dirazia, dites menggunakan cairan khusus. Selanjutnya diteliti lebih lanjut.
“Sudah dibawa ke labkesda dan selanjutnya ditangani BPOM,” katanya, Rabu (5/3/2025).



















