Dia mengatakan ada ada setidaknya 15 lebih sampel makanan dan minuman yang dicek. Pengecekan selama dua hari. Utamanya di Pasar Legi. Di Pasar Legi, sementara belum menemukan makanan berpengawet.
Meski begitu, pihaknya berharap konsumen untuk hati-hati membeli makanan. Utamanya yang kedaluarsa dan tanpa label. “Ada empat kandungan zat yang kami periksa, yakni kandungan formalin, boraks, metanil yellow, dan Rhodamin B,,” jelasnya.
Dia menambahkan, rata-rata para pedagang menjual dagangan bukan produksi sendiri. Ada yang dititipi dari produsen lain. Nah, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya juga meminta penjual untuk berhati-hati. Dagangan dicek dengan teliti. “Ini untuk kebaikan bersama juga,” katanya.
Baca Juga :Satpol PP Kabupaten Kediri Ikut Tata Lokasi Pedagang Tiban saat Puasa Ramadan
Sementara itu, Kepala BPOM Kediri, Gideon mengatakan ketika sidak pihaknya juga memberikan sosialisasi tentang higienitas mamin. Seperti sosialisasi komunikasi, informasi dan edukasi untuk menjual mamin yang aman dan sehat,” katanya.



















