Baca Juga :Polres Batu Gelar Patroli Skala Besar Sasar Perhotelan dan Objek Vital
Menanggapi hal itu, salah satu penggiat LSM di Kabupaten Nganjuk, Hamid Efendi mengatakan jika program UPPO Pertanian tahun 2021 pada Kelompok Tani “Tani Mulyo” Dusun Kalianjok Desa Bulu, disinyalir gagal.
Sehingga tujuan pemerintah untuk membantu petani dalam hal pengolahan pupuk organik secara in situ, tidak berjalan optimal sehingga disinyalir penggunaan pupuk kimia tetap berlanjut.
“Saya katakan gagal karena mesin pengolah pupuk organik tidak berfungsi. Lagi pula petani di daerah situ tidak berkenan menggunakan kompos atau pupuk organik,” kata Hamid.
Hamid pun menduga jika program UPPO di wilayah Kabupaten Nganjuk banyak yang gagal, terutama sapinya banyak yang diduga raib. Untuk itu pemerintah perlu mengkaji ulang program ini, atau pengawasan diperketat.
Baca Juga :Kisruh BBM Nonsubsidi Pemerintah, Konsumen Blitar Banyak Beralih ke Swasta
“Kurangnya pengawasan pada program ini membuat program UPPO di wilayah Kabupaten Nganjuk banyak yang gagal. Kendala utama sapi banyak yang raib,” tukasnya.



















