Baca Juga :Kadisdik Jatim Larang Kegiatan Wisuda atau Purnawiyata yang Bebani Masyarakat
“Kalau mereka ada kegelisahan itu wajar, saya maklum sekali, mereka ingin cepat-cepat dapat SK setelah lolos. Tapi dipastikan mereka yang dinyatakan lolos akan aman, hanya memang prosesnya yang agak mundur,” tambahnya.
Selain itu, Zamroni memastikan penundaan pengangkatan ratusan CPNS di Kabupaten Ponorogo itu tidak akan berdampak pada masa kerja. Hanya saja, hak keuangan seperti pencairan gaji baru dapat dilakukan setelah terbitnya surat pernyataan melaksanakan tugas (SPMT).
“Jika TMT dan SMPT itu ditetapkan secara bersamaan pada Oktober 2025, maka secara otomatis hak keuangan yang semestinya diterima akan mengikuti,” jelasnya.
Seperti diketahui, formasi 323 CPNS 2024 Ponorogo seluruhnya terisi penuh, terdiri 164 tenaga teknis dan 159 tenaga kesehatan.



















