Setiap hari, ia dan timnya mampu memproduksi hingga 20 toples besar berukuran 500 gram. Harga yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp30.000 untuk toples kecil hingga Rp60.000 untuk toples besar.
Bahkan, pelanggan juga bisa memesan kotak parsel Lebaran yang berisi berbagai jenis kue sesuai permintaan.
Tingginya permintaan membuat omzet Yuli meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun harga bahan baku juga naik.
Menariknya, pembeli tak hanya datang dari Jombang, tetapi juga dari luar daerah seperti Surabaya, Malang, bahkan hingga luar Jawa Timur.
Baca Juga :Gelar Silaturahmi Kamtibmas, Polres Nganjuk Bagikan Rompi Keselamatan Mudik Aman, Keluarga Nyaman
“Di bulan-bulan biasa, kami lebih banyak menjual kue basah, kecuali ada pesanan khusus untuk kue kering. Tapi, saat Ramadan, fokus kami memang pada produksi kue kering Lebaran. Alhamdulillah, tahun ini omzet meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” pungkasnya.



















