“Dimana untuk perjalanan jarak jauh, jumlah penumpang diperkirakan mencapai 500 hingga 700 orang per hari, sedangkan untuk KA lokal berkisar 600 hingga 1.000 orang,” kata Waluyo.
Selama periode angkutan Lebaran yang berlangsung 22 hari, dari 21 Maret hingga 11 April 2025, PT KAI Daop 7 Madiun telah menambah satu rangkaian kereta yang melintasi Stasiun Jombang guna mengakomodasi lonjakan penumpang.
“Kami memprediksi puncak arus mudik akan terjadi dalam sepekan sebelum Lebaran,” tambah Waluyo.
Baca Juga :Produk Sepatu dan Sandal Warga Kediri Terjual hingga Luar Jawa
Salah satu pemudik, Siti Nur Nabila mengaku, sudah terbiasa menggunakan moda transportasi kereta api tiap mudik lebaran. Ia memilih menggunakan kereta api karena lebih nyaman dan bebas dari kemacetan.
“Saya mudik dari Jombang ke Jogja selama sekitar tiga minggu. Dari dulu selalu naik kereta karena lebih enak dan praktis,” tutupnya.



















