Pelajar di Tulungagung Jalani Ujian PSAJ di Lapas, Ternyata Ini Penyebabnya

Pelajar di Tulungagung Jalani Ujian PSAJ di Lapas, Ternyata Ini Penyebabnya
Pelajar berinisial FAN (18) yang tengah menjalani ujian di Lapas Tulungagung akibat terjerat kasus hukum karena membawa kabur pacarnya. (isal/sejahtera.co)

Sejak pertama kali menjalani ujian di lapas, pihaknya memastikan jika tidak ada kendala yang dihadapi oleh FAN maupun dirinya yang diberi tugas untuk menjaga FAN selama menjalani ujian.

Bahkan FAN sendiri juga lancar dalam mengerjakan soal-soal ujian, dimana soal-soal itu berhasil dikerjakan tepat waktu.

“Satu hari ada dua mapel yang diujikan, terkecuali di hari Jumat itu hanya satu mapel saja. Satu mapel diberi waktu selama 120 menit, dan FAN sendiri bisa mengerjakan tepat waktu tanpa kendala,” ungkapnya.

Read More

Baca Juga :Dikira Bercanda, Keinginan Seorang Pria Asal Kediri Bunuh Diri Jadi Kenyataan

Selama ditahan di lapas, Puguh menyebut, jika sebenarnya FAN tidak punya persiapan dalam menghadapi ujian PSAJ ini, lantaran tidak ada buku-buku yang dibawa masuk ke dalam lapas.

Berarti, ujian yang dijalani FAN ini sepenuhnya hanya mengandalkan ingatan dan materi pembelajaran yang sudah didapatnya sebelum ditahan.

Sesuai informasi yang didapatnya, diketahui siswanya ini terjerat hukum perlindungan anak setelah dituduh membawa kabur pacarnya yang masih di bawah umur.

Pihaknya juga memastikan jika pacar dari siswanya itu bukanlah pelajar di sekolahnya, lantaran saat ini masih duduk di bangku SMP.

Baca Juga :Pengendara Motor di Nganjuk Mengalami Luka-luka Setelah Kecelakaan Masuk Sawah, Begini Kronologinya

“Selama di sekolah, FAN ini sebenarnya seperti pelajar pada umumnya. Kenakalan yang dilakukan juga selayaknya remaja pada umumnya, tidak terlalu berlebihan, paling parah cuma bolos sekolah, itupun jarang,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *