Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Bulog Ponorogo terus menggenjot upaya penyerapan target serapan gabah dan beras yang telah ditentukan oleh pemerintah. Hingga akhir April ini Bulog telah menyerap sekitar 8 ribu ton gabah serta 14 ribu ton beras, dari target total 40 ribu ton hingga akhir April 2025.
Pemimpin Cabang Bulog Ponorogo, Budiwan Susanto mengakui, masih rendahnya penyerapan tersebut salah satu faktornya yakni kondisi cuaca. Akibatnya proses pengeringan dan penggilingan padi dari mitra Bulog tidak bisa berjalan optimal.
“Salah satu faktor memang cuaca, kalau hujan atau mendung proses pengeringan juga memakan waktu,” ungkap Budiwan.
Baca Juga :Tiga Pengedar Sabu Dibekuk di Kamar Kos Ngajum, 29 Poket Sabu Disita
Meski begitu, pihaknya berkomitmen untuk memenuhi target tersebut disisa waktu yang ada hingga akhir April 2025.
Ia optimis target tersebut dapat tercapai, mengingat usai lebaran ini, penyerapan gabah dan beras di wilayah kerjanya terus meningkat.
“Kalau melihat potensi yang sekarang serapan kita meningkat terus ya, per kemarin saja untuk beras sehari bisa 500 ton, gabahnya 400-an ton,” ujarnya.
“Harapan kami bisa kita bisa maksimalkan sampai akhir April, kita kerja sama dengan mitra dan menggandeng beberapa mitra baru untuk proses pengadaannya,” tegasnya.



















