Baca Juga :Mengaku Polisi Jombang, Oknum Minta Biaya Investigasi Kebakaran Pasar
“Langkah cepat sangat penting agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak lumpuh terlalu lama. Pasar adalah pusat perputaran ekonomi rakyat, maka harus segera dipulihkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Haidar menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan di pasar-pasar tradisional. Instalasi listrik yang tidak standar serta minimnya alat pemadam kebakaran dinilai menjadi celah besar dalam sistem pengamanan.
“Pemerintah harus melakukan audit keamanan di seluruh pasar rakyat. Instalasi listrik harus sesuai standar, dan alat pemadam kebakaran harus tersedia dan siap digunakan. Jangan sampai kejadian serupa terulang,” tegasnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada petugas Pemadam Kebakaran (PMK) yang telah berjibaku memadamkan api dan mencegah api meluas ke bagian pasar lain.
“Petugas pemadam layak diapresiasi. Mereka bekerja cepat dan tanggap. Tapi ini harus jadi pelajaran bagi kita semua, bahwa mitigasi itu kunci,” ujar Haidar.
Sebelumnya, kebakaran hebat melanda Pasar Kliwon Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, pada Jumat sore (9/5/2025). Kepala Desa Mojoduwur, Imam Baihaki, mengatakan kebakaran pertama kali terdeteksi sekitar pukul 16.00 WIB.



















