Untuk menghasilkan 3 kuintal tusuk sate, Heru membutuhkan sekitar 150 lonjor bambu.
Harga tusuk sate yang dijual pun bervariasi. “Untuk kemasan kecil dibanderol mulai Rp5.000 per ons, sedangkan ukuran lebih besar dijual hingga Rp12.500 per ons,” tambahnya.
Menurut Heru, para pembeli tidak hanya datang dari kalangan pedagang atau pemilik toko, tetapi juga dari masyarakat umum yang ingin menyiapkan kebutuhan hari raya.
Baca Juga :Pemkab Jombang Latih 1.017 Tenaga Siap Kerja, Fokus pada Keahlian Strategis
Baik untuk konsumsi pribadi maupun sebagai pelengkap acara syukuran usai penyembelihan hewan kurban. “Untuk omzet sekitar Rp60 juta per bulan,” pungkasnya.



















