“Stunting ini pekerjaan yang perlu dikeroyok, mulai masyarakat, lalu kader posyandu, pemerintah desa harus ikut bertanggungjawab untuk menekan angka stunting. Dan target saya setiap tahun turun 2 persen,” tegasnya.
Tak hanya itu, Sugiri juga akan memberikan makanan tambahan bagi yang masuk kategori dengan penanganan khusus, yakni dengan pemberian beras kernel dan susu agar gizi ibu hamil dan anak tercukupi.
Baca Juga :Beraksi di 24 TKP, Dua Sindikat Spesialis Pencurian Komponen PJU di Kota Batu Dibekuk
“Nanti kita berikan beras kernel dengan susu, untuk menambah nutrisi ibu hamil dan balita yang sedang masa pertumbuhan,” tandasnya.
Disisi lain, bupati dua periode itu juga meminta kepada setiap sekolah untuk tidak menjual jajanan yang tidak sehat. Sebab selama ini masih banyak anak anak terlalu mengonsumsi jajanan sebenarnya tidak sehat.
“Jajanan yang tidak sehat, jangan dijajakan di kantin. Agar asupannya gizinya juga baik, kalau tidak sehat berbahaya bagi kesehatan anak,” pungkasnya.



















