“Kami akan datangi ke rumah warga apakah selama ada kebencanaan ada administrasi kependudukan (adminduk) yang hilang atau tidak. Jika ada yang hilang tentu akan kami catat dan akan dibuatkan yang baru,” katanya.
Ditambahkan Ongky, layanan jemput bola ini berlaku di wilayah Kabupaten Kediri ketika warga di wilayah tersebut terdampak bencana dan adminduk yang hilang akan dibuatkan yang baru. Pola ini dilakukan untuk meringankan warga yang tertimpa musibah.
“Minggu lalu kami serahkan data adminduk baru untuk warga terdampak kebakaran di Banyakan dan Kepung,” katanya.



















