Blitar, SEJAHTERA.CO – Kota Blitar dalam beberapa hari ini menjadi perbincangan di media sosial (medsos). Ini menyusul viralnya konten soal biaya parkir tiga yang disebut-sebut tembus Rp800 ribu.
Dalam tayangan itu seorang ibu wisatawan berkaus kuning mengeluhkan biaya parkir yang dinilai terlalu mahal. Untuk rombongan tiga bus mencapai Rp800 ribu.
Bus itu parkir di pelataran pusat informasi perdagangan dan pariwisata atau PIPP. Akibat dinilai mahal, akhirnya rombongan wisatawan itu memutuskan untuk pulang dan urung ziarah ke Makam Bung Karno.
“Kita balik pulang tak jadi ke Makam Bung Karno,” kata perempuan berjilbab itu.
Nah, dampak dari viralnya tayangan itu, parkir PIPP dalam seminggu ini sepi. Para tukang becak wisata yang biasanya mengandalkan jasa mengantarkan ke Makam Bung Karno itu pendapatannya turun drastis.
“Tidak ada bus parkir. Padahal biasanya, sehari bisa mengantarkan penumpang lima kali. Ya akibatnya penghasilan dibawa ke rumah tidak ada,” kata Hartono, tukang becak wisata.
Di PIPP sendiri ada setidaknya ada 260 becak wisata. Becak ini menawarkan jasa mengantarkan penumpang dari bus di PIPP menuju ke Makam Bung Karno dan Istana Gebang.



















