RTLH di Tulungagung Capai 4 Ribu Unit, Usulan Perbaikan hanya 537 Unit, Ternyata ini Alasannya

RTLH di Tulungagung Capai 4 Ribu Unit, Usulan Perbaikan hanya 537 Unit, Ternyata ini Alasannya
Petugas Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Tulungagung saat meninjau sasaran perbaikan program RTLH. (istimewa)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO –  Masih banyak rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Tulungagung yang perlu dilakukan renovasi, yang jumlahnya mencapai ribuan unit RTLH.

Sayangnya, usulan yang masuk untuk perbaikan RTLH tersebut lebih sedikit jika dibandingkan dengan jumlah keseluruhan RTLH yang masuk ke dalam database.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Tulungagung, Anang Prastitianto mengatakan, sesuai database dinas, terdapat sekitar 4 ribu RTLH di Tulungagung.

Read More

Sayangnya, jumlah usulan perbaikan RTLH yang diterima oleh dinas hanya mencapai sebanyak 537 unit RTLH atau tidak sampai seperempatnya.

Baca Juga :Personel Koramil Pesantren Kompak Benahi Mako, Danramil: Sudah Waktunya

Permasalahannya, usulan perbaikan RTLH itu memerlukan koordinasi antara pihak desa dengan Disperkim Kabupaten Tulungagung, dan masih banyak desa yang tidak mengusulkan perbaikan RTLH di wilayahnya.

Padahal, pihaknya sendiri sudah sering menghimbau agar pihak desa segera mengusulkan perbaikan RTLH.

“Imbauan kepada pihak-pihak desa agar segera mengusulkan perbaikan RTLH itu sudah sering kami lakukan. Tapi ternyata masih banyak desa-desa yang belum input data pengusulan perbaikan RTLH,” kata Anang Prastitianto, Rabu (4/6/2025).

Lebih lanjut, ungkap Anang, saat ini Pemkab Tulungagung memang tengah berupaya untuk menuntaskan penanganan RTLH di seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung.

Baca Juga :Tim Setneg RI Pantau Perkembangan SR di Kabupaten Kediri

Pasalnya, sesuai instruksi pemerintah pusat untuk menangani sebanyak 3 juta rumah, sehingga penanganan RTLH di Tulungagung harus segera tuntas.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *