“Beliau mau potong rambut, tiba-tiba pingsan. Dokter Burhan dan Bu Nila yang merupakan petugas kesehatan haji langsung memberikan pertolongan medis di lokasi,” jelas Ilham kepada wartawan, Selasa (10/6).
Imam yang tergabung dalam Kloter 18 Embarkasi Surabaya langsung dilarikan ke RS Al Shifa untuk penanganan lanjutan. Namun meski telah mendapat perawatan, nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal sekitar pukul 19.30 waktu Arab Saudi.
Prosesi selanjutnya dilakukan dengan salat jenazah di Masjidil Haram usai Subuh, kemudian jenazah dimakamkan di pemakaman Syaraya, Makkah.
Baca Juga :Warung Pojok Kebon Rojo, Dialog Santai Evaluasi 100 Hari Kerja Pemkab Jombang
“Penyebab meninggalnya karena gagal jantung atau cardiac arrest,” pungkas Ilham.



















