Ini demi mengantisipasi hujan lebat dan juga banjir yang bisa terjadi setiap saat,” ujar Kapten Khoiri, Kamis (12/6/2025).
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa perbaikan tanggul dilakukan menggunakan anyaman dan patok bambu, serta karung yang diisi dengan tanah dan pasir. Material ini ditata rapi untuk menutup bagian tanggul yang jebol sepanjang 7 meter.
Baca Juga :Lima Aset Tanah dan Bangunan Rp 4 Miliar Disita Terkait Korupsi Dam Kalibentak Blitar
Kerja bakti ini merupakan penanganan darurat untuk mencegah kerusakan tanggul meluas dan sebagai antisipasi bencana jebolnya tanggul di kemudian hari. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud kemanunggalan TNI bersama rakyat.
“Kami bersama – sama masyarakat saling bergotong – royong pembenahan tanggul yang jebol dengan patok dan anyaman bambu serta karung berisikan tanah untuk menutup di bagian tanggul yang jebol tersebut. Kami berharap tanggul akan makin kokoh dan kuat menahan air. Selain itu, dengan adanya kegiatan kerja bakti ini maka akan semakin mempererat hubungan antara TNI dan Rakyat,” pungkas Danramil 0812/12 Modo.



















