Aipda Yanus Pristiawan, Bhabinkamtibmas Juga Instruktur Senam Ajak Lansia Sehat, Punya Ribuan Peserta, Mulai Lansia hingga Santri, Sering Dicurhati Masalah Knalpot Brong

Aipda Yanus Pristiawan, Bhabinkamtibmas Juga Instruktur Senam Ajak Lansia Sehat, Punya Ribuan Peserta, Mulai Lansia hingga Santri, Sering Dicurhati Masalah Knalpot Brong
Aipda Yanus Pristiawan ketika mendapatkan penghargaan dari Kapolres Blitar AKBP Arif F. (aziz/memo) (aziz/sejahtera.co)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Polisi memang dituntut serba bisa. Bukan hanya pelindung pelayan saja, tetapi juga membuat sehat warganya.

Aipda Yanus Pristiawan, Bhabinkamtibmas Polsek Lodoyo Timur, Polres Blitar, giat menyuarakan hidup sehat dengan senam Ling Tien Kung. Komunitas atau anggotanya pun mencapai ribuan. Berikut laporannya.

Sepintas tak ada yang beda dengan kesibukan pria bertubuh atletis ini. Setiap hari melaksanakan tugas sebagai polisi di lingkup Polsek Lodoyo Timur (Lotim), Polres Blitar, Polda Jawa Timur. Di korps Bhayangkara itu, menjabat Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masdyarakat (Bhabinkamtibmas) Kelurahan Sutojayan, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.

Read More

Namun, selain sebagai polisi, juga memiliki keistimewaan yang jarang dilakukan rekan seprofesinya. Yakni instruktur senam Ling Tien Kung yang memang anggotanya mayoritas usia lanjut alias lansia.

“Iya, alhamdulillah masih diberikan kesempatan untuk memberikan ilmu ke masyarakat tata cara hidup sehat dengan senam. Polri memang untuk masyarakat,” kata dengan rendah hati, Kamis (19/6/2025).

Baca Juga :Petani di Blitar Demo Tolak Tambang Pasir di Kaliputih, Ini Alasannya

Pria itu tak lain Aipda Yanus Pristiawan, bhabinkamtibmas Kelurahan Kedungbunder yang dijuluki master-nya Ling Tien Kung di Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar. Polisi kelahiran 22 Oktober 1977 ini awalnya tak menyangka hingga akhirnya bisa memiliki kemampuan Ling Tien Kung.

Awal mula itu pada 2014, sempat mengeluh sering kelelahan usai blusukan ke kampung-kampung. Akhirnya bertemu dengan H. Sarjono yang gemar dengan senam Ling Tien Kung.

“Pak H. Sarjono itu terlihat bugar mesti usia lanjut. Ternyata selama ini mengikuti Ling Tien Kung. Saat itu di Sutojayan masih beberapa gelintir anggotanya,” kata polisi dengan NRP 77100661 ini.

Usai memutuskan mengikuti ternyata, badannya yang sering capek pun lambat laun sirna. Bertahun-tahun digeluti hingga sudah paham dan terbiasa senam. Dari situlah timbul niatnya menularkan ilmunya ke masyarakat.

Apalagi dirinya sebagai Bhabinkamtibmas setiap hari bertatap muka dengan warga dengan berbagai permasalahannya. Ternyata menjadi instruktur harus ada lisensinya. Tepat pada 28 April 2019, ke Surabaya memperoleh keabsahan.

Baca Juga :Selain Keberatan Terkait Aturan Odol, Ini Tuntutan Sopir Truk di Ponorogo

“Dan bersyukur jalan menjadi instruktur lancar. Sejak saat itu saya mulai mengenalkan ke masyarakat,” kata warga Lingkungan Wonorejo, Kelurahan Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar ini.

Tak sulit mengenalkan Ling Tien Kung ke masyarakat. Ini karena setiap hari blusukan ke gang-gang kampung. Setiap Minggu pagi menyempatkan diri mengajak warga ke Alun-Alun Lodoyo untuk senam bersama.

Awalnya sempat dikira senam biasa. Tetapi setelah diberi penjelasan, banyak yang kepincut. Saat itu anggotanya hanya puluhan saja.

“Ya karena mungkin dikira senam biasa atau senam cepat. Kan para lansia jelas keberatan. Padahal ini senam yang gerakannya lambat dan menekankan rileks serta Santai,” kata jebolan administrasi public, FISIP Unisba Blitar ini.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *