Aipda Yanus Pristiawan, Bhabinkamtibmas Juga Instruktur Senam Ajak Lansia Sehat, Punya Ribuan Peserta, Mulai Lansia hingga Santri, Sering Dicurhati Masalah Knalpot Brong

Aipda Yanus Pristiawan, Bhabinkamtibmas Juga Instruktur Senam Ajak Lansia Sehat, Punya Ribuan Peserta, Mulai Lansia hingga Santri, Sering Dicurhati Masalah Knalpot Brong
Aipda Yanus Pristiawan ketika mendapatkan penghargaan dari Kapolres Blitar AKBP Arif F. (aziz/memo) (aziz/sejahtera.co)

Kelurahan Kedungbunder menjadi titik awal pengenalan senam sesuai dengan tugas sebagai Bhabinkamtibmas. Awalnya, hanya bisa dihitung jari, tetapi lama kelamaan jumlah mencapai ratusan.

Setiap Minggu pagi, ratusan para lansia semangat mengikuti senam dengan jargon empet-empet anus itu yang berguna antisipasi ambien dan terapi syaraf itu.

Baca Juga :Walikota Syauqul Muhibbin Terbitkan SE Tarif Parkir, Motor hanya Rp 2 Ribu

Read More

Hanya dalam hitungan beberapa bulan, anggotanya sudah mencapai ribuan. Bukan hanya di Kelurahan Kedungbunder yang menjadi lokasi markas Ling Tien Kung, kini merambah ke sejumlah kelurahan atau desa lain. Bahkan sudah lintas kecamatan. Seperti di Desa Bumiayu, Kecamatan Panggungrejo yang juga pesisir pantai Selatan.

Bahkan komunitasnya para santri hingga ustadz. Yakni di Pondok Pesantren Nurus Salam di Kelurahan Kedungbunder, Kecamatan Sutojayan. “Kalau di pondok lokasinya di lahan luas. Anggotanya santri dan ustadz,” kata jebolan sekolah polisi Tamtama 1999 ini. Tak hanya itu, lokasi senam tak jarang di halaman Polsek Lodoyo Timur. Selain dalam rangka mendekatkan dengan polisi, tetapi juga sosialisasi ke masyarakat.

Nah, mengapa senam Ling Tien Kung banyak anggotanya, karena gerakannya cocok dengan lansia. Di antaranya gerak terapi, senam, myaritas lansia. Gerakannya, kunci keberhasilan empet-empet anus berguna untuk ambien, jinjit berguna untuk rematik, asam urat, syaraf di kaki. Banyak yang sudah merasakan manfaatnya.

Baca Juga :RS Kilisuci Gratiskan Papsmear, Dorong Deteksi Dini Kanker Serviks

Masyarakat senang sekali, ada manfaatnya, sebulan ikut, linu pun sembuh. Tak hanya itu para lansia pun mengaku lebih “kuat” di ranjang. Juga tak gampang mumet. Senam dimulai pukul 06.30. Itu gerakan awal dan akhir hanya 41 menit, musik khusus. Prinsip, tanpa obat, alat dan ragat, penyakit bisa minggat. “Dan ini gratis tidak ada biaya sama sekali,” katanya.

Nah, di sela-sela istirahat dan usai senam, di situlah Yanus sosialisasi tentang kemasyarakatan. Seperti diminta untuk menjaga keamanan di kampung dan tak segan-segan melapor jika ada tindak criminal. Dan ternyata mendapat respons positif. Ribuan anggotanya pun kompak untuk terus menjalin komunikasi dengan polisi.

Bukan hanya masalah keamanan yang dilaporkan, tetapi juga kerap ada yang curahan hati alias curhat. “Curhatnya macam-macam. Ada yang mengeluhkan soal oknum anggota silat yang berulah, kendaraan knalpot brong dan lain sebagainya. Ada pula yang curhat cucunya sering gagal ikut ujian tes SIM,” katanya dengan tertawa lebar.

Baca Juga :Sebanyak 376 Haji Jombang Kloter 19 Tiba, Dua Dilaporkan Wafat di Tanah Suci

Menanggapi itu, Yanus dengan ramah menjelaskan dengan gamblang. Untuk yang gagal ujian praktik SIM, memang harus telaten. Polisi tak mudah menerbitkan SIM jika pemohon dianggap belum layak. Sementara jika ada yang curhat oknum anggota silat berulah, diminta untuk menasehati melalui orang tuanya.

“Di sinilah peran polisi. Karena tugas keamanan tak hanya polisi, tetapi juga masyarakat ikut langsung,” katanya. Saking eratnya hubungan silaturahmi antara Yanus dengan anggotanya, tak jarang menyempatkan diri untuk wisata bareng. Seperti di Pantai Gemah,Tulungagung, Malang dan lain sebagainya.

Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman mengapresiasi giat Yanus Pristiawan. Sebagai kapolres pun tak segan-segan mengganjarnya dengan penghargaan karena dinilai mampu memberikan wawasan dan mengajak masyarakat untuk sehat bareng.

Baca Juga :Kredit Fiktif BRI Cabang Ponorogo, Kejaksaan Periksa 40 Orang Saksi

“Layak jadi teladan. Selain sebagai polisi juga mengajak warga untuk hidup sehat. Beberapa waktu lalu, saya memberikan penghargaan kepada Yanus,” katanya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *