Menurutnya, aksi demo para petani kali ini merupakan puncak dari kekesalan warga terutama petani di kawasan Kaliputih.
Karena keberadaan tambang pasir terutama yang menggunakan alat berat mengancam sistem irigasi persawahan di kawasan tersebut.
Akibat adanya pengerukan pasir secara besar-besaran sumber sistem irigasi menjadi terganggu, padahal selama ini mereka menggantungkan air dari aliran sungai.
“Kami menilai aktivitas tambang pasir berdampak terhadap sumber air. Sementara di sekitar sungai banyak sawah,” katanya.
BACA JUGA : Lelaki Terduga Pembunuh Wanita di Losmen Masih Dicari Polisi
Para petani meminta pemerintah untuk ikut memikirkan petani. Usai orasi, perwakilan massa akhirnya diterima DPRD. Dalam audiensi itu dewan menampung aspirasi petani.



















